بسم الله الرحمن الرحيم

فَمَا لَكُمْ فِي الْمُنَافِقِينَ فِئَتَيْنِ وَاللَّهُ أَرْكَسَهُمْ بِمَا كَسَبُوا أَتُرِيدُونَ أَنْ تَهْدُوا مَنْ أَضَلَّ اللَّهُ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ سَبِيلا (النساء 88)

Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barang siapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya (An-Nisa’ 88).

 

( أَتُرِيدُونَ أَنْ تَهْدُوا مَنْ أَضَلَّ اللَّهُ )

 

Contoh:

 

أَتُرِيْدِينَ أَنْ تَقْبَلِي مَنْ رَفَضَهُ وَالِدَاكَ ؟

Apakah kamu mau menerima orang yang ditolak oleh kedua orang tuamu ?

 

أَتُريْدُ أَنْ تَرْفُضَ مَا قَبِلَهُ جَميعُنا؟

Apakah kamu mau menolak apa yang diterima oleh kita semua?

 

أَتُريْدُ أَنْ تُعارِضَ مَنْ أَيَّدَهُ النّاسُ؟

Apakah kamu mau menentang orang yang didukung oleh orang banyak?

 

أَتُريْدُ أَنْ تُحِلَّ مَا حَرَّمَهُ اللَّهُ؟

Apakah kamu mau menghalalkan apa yang diharamkan oleh Allah?

 

أَتُريدونَ أَنْ تَخْتَلِفُوا فِيمَا اتَّفَقَ عَلَيْهِ العُلَماءُ؟

Apakah kalian mau berselisih tentang apa yang sudah disepakati oleh para ulama?

 

أَتُريْدُ أَنْ تُخَطِّئَ مَا صَحَّحَهُ أُسْتاذُنا؟

Apakah kamu mau menyalahkan apa yang dibenarkan oleh Ustdaz kita?