أسلوب قرآني Bahasa al-Qur'an

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

 

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَعْبُدُ اللَّهَ عَلَى حَرْفٍ فَإِنْ أَصَابَهُ خَيْرٌ اطْمَأَنَّ بِهِ وَإِنْ أَصَابَتْهُ فِتْنَةٌ انْقَلَبَ عَلَى وَجْهِهِ خَسِرَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةَ ذَلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ (الحج : 11)

Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata. (Al-Hajj)

 

(Kalau … tapi kalau … : إنْ ... وَ إنْ )

Contoh :

إِنْ نَالَ مَا يُرِيْدُ فَرِحَ وَإِنْ لَمْ يَنَلْ حَزِنَ.

Kalua mendapat apa yang diinginkannya ia senang, tapai kalua tidak ia sedih.

إِنْ قَرَأَ انْعَسَ وَإِنْ شَاهَدَ التِّلْفَازَ انْتَعَشَ.

Kalua membaca ia ngantuk, tapi kalua nonton TV ia segar.

إِنْ نَصَحْتُهُ أَطَاعَ وَإِنْ غَضَبْتَ مِنْهُ قَاوَمَ.

Kalau kunasehati dia nurut, tapi kalua kumarahi ia melawan.

إِن حَضَرُوْا لِلإِمْتِحَانِ حَضَرُوْا مُبَكِّرًا وَإِنْ حَضَرُوْا لِغَيْرِ إِمْتِحَانٍ تَأَخَّرُوْا.

Jika ujian mereka datang lebih awal. Tapi kalua tidak ujian mereka datang terlambat.

إِنِ الطَّعَامُ لَذِيْذٌ أَكَلُوْهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَذِيْذًا تَرَكُوْهُ.

Jika makananya lezat mereka menyantapnya, tapi kalua gak enak mereka mengabaikannya.

 

Share

Penghargaan / جائزة

المدونة / Tulisan Blog

كتاب جديد / Buku Baru

 

حكمة / Hikmah

زوار / Pengunjung