أسلوب الحديث النبوي Bahasa Hadis Nabi

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَبْرَيْنِ فَقَالَ إِنَّهُمَا لَيُعَذَّبَانِ وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيرٍ أَمَّا أَحَدُهُمَا فَكَانَ لَا يَسْتَتِرُ مِنْ الْبَوْلِ وَأَمَّا الْآخَرُ فَكَانَ يَمْشِي بِالنَّمِيمَةِ ثُمَّ أَخَذَ جَرِيدَةً رَطْبَةً فَشَقَّهَا نِصْفَيْنِ فَغَرَزَ فِي كُلِّ قَبْرٍ وَاحِدَةً قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ لِمَ فَعَلْتَ هَذَا قَالَ لَعَلَّهُ يُخَفِّفُ عَنْهُمَا مَا لَمْ يَيْبَسَا

(رواه البخاري).

dari Ibnu 'Abbas berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lewat di dekat dua kuburan, lalu beliau bersabda: "Sesungguhnya keduanya sedang disiksa, dan keduanya disiksa bukan karena dosa besar. Yang satu disiksa karena tidak bersuci setelah kencing, sementara yang satunya suka mengadu domba." Kemudian beliau mengambil sebatang dahan kurma yang masih basah, beliau lalu membelahnya menjadi dua bagian kemudian menancapkannya pada masing-masing kuburan tersebut. Para sahabat pun bertanya, "Wahai Rasulullah, kenapa engkau melakukan ini?" beliau menjawab: "Semoga siksa keduanya diringankan selama batang pohon ini basah." (HR. Bukhari).

( لَعَلَّ ... :  Semoga … )

Contoh :

Terimalah uang ini, semoga bisa memenuhi kebutuhanmu.

خُذْ هَذَا الْمَبْلَغَ لَعَلَّهُ يَسُدُّ حَاجَاتِكَ.

Aku sudah mengirimi mereka undangan, semoga kali ini mereka bisa hadir.

أَرْسَلَتُ إِلَيْهِمْ الدَّعْوَةَ لَعَلَّهُمْ يَحْضُرُوْنَ هَذِهِ الْمَرَّةَ

Aku kirim hadiah sederhana untukmu, semoga kamu menyukainya.

أَرْسَلْتُ إِلَيْكَ هَدِيَّةً مُتَوَاضِعَةً لَعَلَّكَ تُحِبُّهَا.

20 orang siswa sekolah kami ikut kejuaraan ini, semoga mereka menang.

شَارَكَ فِيْ هَذِهِ الْبُطُوْلَةِ عِشْرُوْنَ طَالِبًا مِنْ مَدْرَسَتِنَا لَعَلَّهُمْيَفُوْزُوْنَ.

Aku hadiahkan buku ini kepadamu, semoga bermanfaat buatmu.

أُهْدِيْ إِلَيْكَ هَذَا الْكِتَابَ لَعَلَّهُ يُفِيْدُكَ.

 

 

Share

Penghargaan / جائزة

المدونة / Tulisan Blog

كتاب جديد / Buku Baru

 

حكمة / Hikmah

زوار / Pengunjung