دروس

Pasien Lumpuh Membaca Al-Qur’an

(Sebuah Kisah Nyata)

 

Seorang pasien mengalami kelumpuhan total berbaring kaku di sebuh rumah sakit. Seluruh tubuhnya tidak bisa digerakkan. Tapi setiap kali merasa ada orang yang lewat di depan kamarnya ia berteriak memanggil berharap orang tersebut mendekatinya.

Seseorang kemudian heran dengan teriakannya lalu mendekatinya. Ternyata di pembaringannya pasien ini minta dipasang di depannya papan kayu yang menjepit sebuah mushaf al-Qur’an yang terbuka dan tinggal dibaca. Ia tiada henti membaca ayat-ayat yang terpampang di hadapannya tersebut.  Setiap kali selesai membacanya ia mengulanginya lagi. Itu dilakukannya terus menerus. Karena ia tidak mampu menggerakkan tangannya untuk membuka halaman berikutnya. Maka ketika orang tadi mendekatinya, dengan penuh harap ia segera memintanya untuk membuka halaman berikutnya. Dan ketika orang tersebut memenuhi permintaannya, segera wajahnya tampak berbinar senang dan langsung mulai membacanya.

Orang tadi tertegun melihat yang dilakukan sang pasien. Tak terasa air matanya menetes. Hatinya merasakan betapa besar keinginan pasien ini membaca al-Qur’an, namun untuk itu betapa ia harus berteriak mencari orang yang membukakan al-Qur’an untuknya.

(Sumber: Muhammad Abdurrahman al-Arifi, “fi Bathni al-Hut” Riyadh, 1423 H).

 

 

Share

أضف تعليق


كود امني
تحديث

Penghargaan / جائزة

المدونة / Tulisan Blog

كتاب جديد / Buku Baru

حكمة / Hikmah

آخر تعليقات / Latest Comments

زوار / Pengunjung